Tuesday, November 19, 2019

Temperatur Lingkungan buat Kurma

(Foto diambil dari http://www.sigmalive.com)

Mungkin kita semua mengerti, bahwa Kurma hidup dan berasal dari daerah bertemperatur paling tinggi di dunia. Keadaan temperatur panas yang ekstrem itu, merupakan hasil kelembaban udara yang rendah, intensitas cahaya matahari yang tinggi dan musim panas yang panjang.

Untuk mengetahui suhu udara di daerah tertentu harus melalui pengamatan, terukur dan tercatat. Sehingga dapat diketahui suhu harian rata-rata terendah dan tertinggi suatu daerah. Data suhu harian tersebut dicatat dan dihitung menjadi suhu rata-rata tertinggi dan terendah dalam satu bulan, hingga satu tahun.  

(Contoh Tabel pencatatan suhu/temperatur rata-rata harian, yang dikumpulkan tiap bulan hingga satu tahun dari berbagai negara, sumber : Climatic Requirement of Date Palm)

Kurma adalah tanaman sub tropis, kering atau semi kering yang ditandai dengan musim panas yang panjang, curah hujan rendah dan kelembaban udara rendah selama proses pertumbuhan dan pematangan. Dalam sebuah penelitian, Kurma mampu bertahan beberapa hari di suhu 56 derajat celsius dengan irigasi yang baik. Selama musim dingin dibawah suhu 0 derajat celsius, kurma mampu bertahan hidup. Kurma akan terhenti pertumbuhannya ( mengalami stagnasi) pada suhu 7 derajat celsius. Kurma mencapai pertumbuhan yang optimal pada suhu 32 derajat celsius. Pertumbuhan akan terus stabil hingga suhu mencapai 38/40 derajat celsius, selanjutnya apabila suhu ditingkatkan lagi maka pertumbuhan kurma akan menurun. 


(Gambar daun kurma kering, Foto diambil dari http://www.doityourself.com/stry/how-to-safely-remove-dead-palm-tree-fronds)

Meskipun Kurma tergolong tanaman Thermofili, namun kurma sangat tahan terhadap fluktuasi suhu yang tajam. Dibawah suhu 7 derajat celsius, pertumbuhan kurma berhenti, disebut "periode istirahat". Ketika suhu diturunkan lagi dibawah 0 derajat celsius, akan mengakibatkan terganggunya proses metabolisme, sehingga terjadi kerusakan sebagian atau seluruh daun kurma. Pada suhu -6 derajat celsius, daun muda akan menjadi kuning dan mengering. Bunga dan pembungaan juga akan rusak akibat terlalu dingin. Ketika periode es sudah terdeteksi akan tiba, maka bunga harus segera ditutupi dengan kertas setelah proses penyerbukan. Saat suhu turun menjadi -9 hingga -15 derajat celsius, daun menengah serta daun-daun luar kanopi akan rusak dan kering. Apabila suhu dingin ini dibiarkan hingga berlarut-larut selama 12 jam hingga 5 hari, maka semua daun akan rusak dan pohon kurma akan tampak seperti terbakar. Semakin banyak daun yang rusak, maka semakin besar kemungkinan kualitas buah akan menurun, begitu pula dengan pembungaan juga berkurang.

Perlu disampaikan bahwa oleh sebab filibrium, daerah meristematik kurma (pusat/titik tumbuh) terlindungi dari beku. Setelah berakhirnya musim dingin, dan tibanya awal musim semi, kurma memulai tumbuh kembali dengan normal. Nixon (1937) mencatat, bahwa kebun kurma dengan irigasi lebih tahan di musim dingin daripada yang tanpa irigasi.Kurma varitas Zahidi (Irak) paling sedikit kerusakannya dengan embun es musim dingin, sedangnkan kurma varitas Khalas paling sensitif dan lemah.


Menurut pendapat Mason (1925) pertumbuhan Kurma tidak akan berhenti apabila :
1. Minimum temperatur harian tidak dibawah titik beku.
2. Maksimum temperatur harian pada titik tumbuh kurma tidak turun menjadi 9-10 derajat celsius.    

Lalu bagaimanakah dengan suhu/temperatur udara di Indonesia terhadap pertumbuhan Kurma?

Data dari BMKG mencatat suhu udara rata-rata di Indonesia berkisar antara 22 - 34 derajat celsius. Suhu yang relatif stabil seperti Indonesia, tidak berfluktuasi tajam sangat baik bagi pertumbuhan kurma. Secara teori suhu udara Indonesia yang beriklim tropis ini seharusnya lebih baik dari daerah subtropis yang memiliki fluktuasi suhu bagi tanaman kurma.

Wallahualam,

Dipoyou

Metode Seleksi Bibit Kurma dari Biji

Metode Seleksi Bibit Kurma dari Biji


Dalam sebuah seminar Internasional yang diselenggarakan oleh IDPA (Indonesian Date Palm Association), Prof. Dr. Abdulbasit Oudah Alimam pada presentasinya kali ini berpesan kepada seluruh anggota asosiasi agar mengembangkan kurma asli Indonesia.

Maksud beliau adalah, menyarankan untuk menanam kurma dimulai dari “biji” untuk membentuk karakter kurma yang lebih mampu beradaptasi terhadap kondisi alam asli Indonesia yang meliputi ketahanan terhadap iklim maupun ketahanan terhadap penyakit lokal Indonesia.

Salah seorang rekan dari IDPA bernama Mohammad Aziz, telah mengembangkan metode seleksi bibit kurma dari biji, supaya mendapatkan tanaman kurma yang baik.

Langkah-langkah penyeleksian yang beliau tempuh adalah sebagai berikut :

1. Pemilihan Biji

Dalam rangka memperoleh bibit kurma dari biji dengan kualitas baik, tentu memilih biji yang terbaik harus menjadi prioritas. Karena di Indonesia belum ada indukan kurma yang baik, maka cara yang beliau tempuh adalah membeli kurma fase Tamar (kering) dengan kualitas baik.

Mengapa membeli kurma fase Tamar dengan kualitas baik yang dipilih? Karena Tamar atau kurma kering yang baik adalah yang diperdagangkan sebagai "kurma premium".

Kurma Premium adalah kurma yang telah matang sempurna di pohon. Hal ini menurut beliau menunjukkan bahwa biji yang kita peroleh sudah benar-benar cukup usia, sehingga harganya lebih mahal daripada kurma curah. Matangnya buah kurma pada saat dipohon (Fase Tamar) inilah yang menjadi alasan kita mengapa kurma premiumlah kita pilih sebagai biji yang hendak kita tanam. 

Berdasarkan hasil penilitian pribadi beliau, bahwa hasil penanaman kurma curah pertumbuhannya cenderung lebih banyak yang tidak normal, daunnya banyak yang “melintir”, atau tumbuh daun seperti spiral.



Pengalaman Bapak Haji Riad Adnani...

Menurut pengalaman Bapak Haji Riad Adnani, beliau mengamati ciri fisik pada biji terhadap hasil pertumbuhan tanaman kurma. Bentuk fisik itu antara lain permukaan biji yang mulus atau kasar, ujung biji terpotong, kerdil, cacat bawaan dan lain sebagainya. Bahkan menurut beliau, jika ingin lebih teliti, biji perlu ditimbang dengan skala miligram dimana dalam satu jenis akan ditemukan biji-biji dengan berat yang seragam dan ada yang berlainan.

Dari hasil menanam biji-biji kurma yang berlainan bentuk fisik tersebut, beliau mendapatkan hasil yang bervariasi, ada yang kemunculan batang/daun pertama berbentuk kurus, ada juga yang gemuk, dimana semua wujud fisik tersebut akan menunjukkan bahwa pohon kurma yang tumbuh nantinya memiliki body besar, sedang, atau kecil.

2. Seleksi Perkecambahan

Menurut pendapat Sdr. Mohammad Aziz, bahwa pemilihan bibit kurma pada masa perkecambahan juga sangat penting. Karena kecepatan pertumbuhan kecambah tiap biji berbeda-beda.

Pengamatan ini beliau lakukan pada biji-biji kurma Deglet Nor.

Pada saat perkecambahan terjadi, beliau mengamati biji kurma mana saja yang perkecambahannya cepat dan lambat. Selanjutnya beliau pisahkan biji dengan perkecambahan cepat dari biji yang lainnya. Pada tahap ini, kita sudah mengetahui biji-biji mana saja dengan pertumbuhan kecambah yang baik.



3. Seleksi Pertumbuhan

Pada seleksi pertumbuhan ini, biji yang selesai direndam, kemudian langsung disemaikan pada media semai, pada pot, polybag dan lain sebagainya, dapat diketahui baik tidaknya dari daun pertama yang tumbuh.

Hasil pertumbuhan biji yang ditanam,normalnya akan muncul pertama kali sebuah daun yang tegak lurus. Apabila terdapat daun yang bengkok, atau mlintir berarti tidak normal, maka pisahkan daun-daun tersebut dari yang normal.



KESIMPULAN DARI PENULIS :
1. Proses penyeleksian bibit kurma sangat penting untuk menentukan kelompok kurma terbaik.
2. Penyeleksian yang dimaksud dalam tulisan ini adalah pemisahan sederhana terhadap ciri fisik biji kurma yang dianggap normal dari biji yang abnormal, baik mulai biji hingga masa pertumbuhan awalnya.

SARAN DARI PENULIS :
Perlu diadakan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan ciri fisik biji kurma terhadap hasil pertumbuhannya, sehingga dapat dirumuskan standard baku ciri-ciri biji yang terbaik dan teknik penyeleksian baku biji kurma.
     

Ditulis oleh Dipo Yuwono
Metode Seleksi Bibit Kurma dari Biji*

Tulisan serta gambar ini diambil dari akun Facebook Mohammad Aziz, yang telah diedit dan dimodifikasi dengan menggunakan gaya bahasa serta pemahaman penulis. Special thanks dan hormat Bapak Haji Riad Adnani yang ikut meneliti dan juga membagi ilmunya bagi perkembangan kurma di Indonesia.     

Friday, April 7, 2017

Pentingnya Bibit Kurma Kultur Jaringan (Kuljar)

Kurma adalah tanaman berkelamin tunggal. Satu tanaman kurma hanya memiliki satu kelamin saja, jantan atau betina.

Supaya pohon kurma bisa berbuah, kita harus mempunyai sepasang pohon kurma, satu jantan dan satu betina. Mereka harus dikawinkan terlebih dahulu, agar pohon betina berbuah.


(Pohon kurma yang berbuah, pastilah pohon kurma betina) (1)

Masalahnya sebelum pohon kurma berusia dewasa, kita belum mengetahui jantan ataukah betina, karena alat kelaminnya masih belum terlihat. Selama pohon kurma masih kecil dan belum nampak jenis kelaminnya (berbunga) maka kita belum mampu mengetahui secara kasat mata dan pasti apa jenis kelaminnya, kecuali dengan bantuan laboratorium, yang tentunya dengan ekstra biaya. 

Supaya kita tahu jenis kelamin pohon kurma, maka kita harus bersabar menunggu hingga pohon kurma tersebut berumur 4 - 5 tahun, karena di usia-usia tersebut pohon kurma baru berbunga.

Jika anda hanya iseng-iseng menanam satu atau beberapa biji kurma saja, maka jenis kelamin mungkin bukanlah menjadi masalah bagi anda. Tapi jika anda serius ingin menjadi petani kurma yang terfokus pada buahnya, mungkin menanam dari biji akan menjadi masalah bagi anda. Karena peluang mendapatkan kurma jantan dan betina adalah >52% jantan dan 48% betina. Artinya ketika anda memiliki 1000 biji kurma, maka besar kemungkinan anda akan mendapatkan 550 kurma jantan dan 450 kurma betina. Jumlah tersebut tentu saja kurang baik secara ekonomi, anda akan rugi, karena satu pohon kurma jantan bisa dikawinkan dengan 5 hingga 10 pohon kurma betina.

(Bibit kurma kultur jaringan masih dibiakkan didalam laboratorium) (2)

Dengan membeli bibit kurma kultur jaringan kita bisa memesan jenis kelamin bibit kurma yang kita kehendaki. Karena prinsip dari kultur jaringan adalah memperbanyak satu species menjadi puluhan hingga ratusan. Ibarat fotocopy atau kloning, maka bibit hasil kultur jaringan dapat dipastikan 99% sama dengan sumbernya.

Bagi calon petani kurma, dengan adanya bibit kultur jaringan ini, memungkinkan mereka bisa mengatur berapa jumlah kurma jantan dan betina dalam satu area lahan. Idealnya, setiap 1 pohon kurma jantan memungkinkan dikawinkan dengan 5-10 pohon kurma betina, tergantung banyaknya serbuk sari yang dimiliki kurma jantan.

Nah katakanlah lahan anda 1 hektar. Dan anda merencanakan menanami pohon kurma sebanyak 100 pohon dengan komposisi 10 kurma jantan dan 90 kurma betina, dengan asumsi anda 1 pohon kurma jantan mengawini 10 pohon kurma betina. Bisakah anda berspekulasi jumlah pohon kurma jantan-betina itu dengan menanam biji kurma?

(Kebun kurma,  dengan kuljar anda bisa mengatur berapa dan  dimana posisi kurma jantan dan betinanya) (3)

Untuk itulah, kurma kultur jaringan sangat penting bagi kita yang ingin serius membudidayakan kurma secara komersial.

Selamat menanam kurma!

Sumber gambar :

1) University of Nizwa, Current research Activities Under the Chair, <www.unizwa.edu.om/index.php?contentid=1294&lang=en

2) Vitropalm Technology Spain. 2012. <www.vitroplam.com

3) Al Baraka Farm. Photograph : Media Plus.2015 <albarakafarms.com/date-palm-selection


    

Anjuran Menanam Biji Kurma dari Ahlinya

Biji-biji kurma, sangat dianjurkan ditanam untuk menghasilkan kurma yang kuat

Nabi Muhammad SAW, juga memerintahkan menanam bibit kurma.

Hadits yang diriwayatkan Anas Radhiyallohu ‘Anhu dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

إِنْ قَامَتِ السَّاعَةُ وَ فِي يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيْلَةٌ فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لاَ تَقُوْمَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَغْرِسْهَا

“Sekiranya hari kiamat hendak terjadi, sedangkan di tangan salah seorang di antara kalian ada bibit kurma maka apabila dia mampu menanamnya sebelum terjadinya kiamat maka hendaklah dia menanamnya.” (HR. Imam Ahmad 3/183, 184, 191, Imam Ath-Thayalisi no.2068, Imam Bukhari di kitab Al-Adab Al-Mufrad no. 479 dan Ibnul Arabi di kitabnya Al-Mu’jam 1/21 dari hadits Hisyam bin Yazid dari Anas Radhiyallahu ‘Anhu).

Al-Fasiilah adalah pohon kurma yang masih kecil istilah lainnya adalah Al-Wadiyyah.

Dan telah meriwayatkan Dawud dengan sanad yang shahih, dia berkata: : “Abdullah bin Salam Rodhiyallahu ‘Anhu berkata kepadaku:

إِنْ سَمِعْتَ بِالدَّجَالِ قَدْ خَرَجَ وَ أَنْتَ عَلَى وَدِيَّةٍ تَغْرِسُهَا, فَلاَ تَجْعَلْ أَنْ تُصْلِحَهُ, فَإِنَّ لِلنَّاسِ بَعْدَ ذَلِكَ عَيْشًا

“Jika engkau mendengar bahwa Dajjal telah keluar sedangkan kamu sedang menanam bibit kurma maka janganlah kamu tergesa-gesa dalam penanamannya, karena masih ada kehidupan setelah itu bagi manusia.”

Tapi Ada sebuah pertanyaan, jadi apa yang dimaksud Rasulullah dengan "benih" yang dalam bahasa arabnya disebut "Fasiilatu" atau Al Fasiilah pada hadits pertama?

Menurut pendapat para ahli kurma yang disebut Rasulullah Salallahu alaihi Wasallam adalah pohon kecil atau Offshoot, dalam istilah lainnya disebut Al Wadiyyah yang disebut dalam hadits kedua dengan "Wadiyyatin". Offshot dapat dilihat dari gambar berikut.



Gambar bagian-bagian Pohon Kurma

Sebuah Hipotesis tentang Bibit Kurma...

Dalam seminar 1st Indonesia Date Palm Summit yang diselenggarakan oleh Indonesian Date Palm Association (IDPA), saya teringat sekali pesan Prof. Dr. Abdulbasit Oudah Alimam yang sangat penting sebagai pembicara utama.

Kata beliau, selain kita membudidayakan kurma dari kultur jaringan import untuk tujuan bisnis/komersial, kita juga diminta untuk mengembangkan pohon kurma asli milik kita sendiri, Maksud beliau adalah yaitu kurma yang ditanam mulai dari "biji" ditanah dan iklim asli Indonesia.

Alasan beliau, dengan tumbuhnya pohon kurma dari biji yang kita tanam akan dihasilkan varitas pohon kurma yang asli dari Indonesia. Harapannya pohon kurma hasil biji ini akan lebih mampu beradaptasi terhadap kondisi iklim dan tanah khas Indonesia, dan juga lebih tahan dari gangguan hama penyakit khas Indonesia.

Jika biji itu Barhi maka akan menjadi pohon Barhi dari Indonesia. Jika biji itu Khalas maka akan menjadi pohon Khalas dari Indonesia. Jika biji itu Deglet Nor maka akan menjadi pohon Deglet Nor dari Indonesia. Jika biji itu Medjol maka akan menjadi pohon Medjol dari Indonesia. Dan tentunya ada puluhan varitas kurma di dunia yang bisa kita teliti satu persatu.

Wallahualam

Semoga pertanian di Indonesia maju dan mampu menanggulangi krisis ketahanan pangan di Indonesia dan dunia. 

Sumber penulisan :
1) Edible Tropicals. How to : Grow Date Palms from Seed. 17 August 2014, www.edibletropicalplants.com/2014/08/how-to-grow-date-palms-from-seed.html

2) Abdilbarr, Sugeng Priyadi Abu. "Hadits-hadits Anjuran Bercocok Tanam Bagian II." Petanirumahan.com. 25 Juli 2013 <https://petanirumahan.com/2013/07/25/hadits-hadits-anjuran-bercocok-tanam-bagian-ii/ 

Stop Import Offshot/Tunas Kurma ?




Alasan Badan Karantina Pertanian Indonesia mengawasi setiap produk yang berasal dari hewan atau tumbuhan yang didatangkan atau diimpor dari luar negeri adalah mencegah tersebarnya penyakit/hama baru yang masuk kedalam wilayah Indonesia.

Khusus untuk bibit Kurma yang didatangkan dari luar negeri, proses karantina dilakukan di negara asal (Pre Border). Setelah analisa dari negara asal selesai, maka negara  asal mengeluarkan dokumen yang menyatakan bibit Kurma tersebut sehat dan aman dari penyakit, maka hasilnya dilaporkan kepada Badan Karantina Pertanian Indonesia. Selanjutnya Badan Karantina Indonesia akan mempersiapkan prosedur serta dokumen-dokumen yang diperlukan dan berkoordinasi dengan bea cukai, apabila bibit kurma tersebut telah datang ke Indonesia.

Bibit kurma yang tidak disarankan untuk di import adalah Offshot atau tunas kurma, yaitu kurma anakan yang muncul dari induk kurma, karena lebih beresiko membawa penyakit daripada jenis kultur jaringan. 

Masalah tersebut sempat dipaparkan oleh Prof. Dr. Abdulbasit Oudah Alimam dalam presentasi seminarnya (1st Indonesian Date Palm Summit) yang diundang oleh Indonesian Date Palm Association (IDPA) di Tangerang Indonesia. 

Menurut seorang rekan Muhammad Azis (2017) dalam akun facebooknya mengatakan,  Prof. Dr. Abdulbasit Oudah Alimam telah menyampaikan kepada peserta seminar bahwa impor offshot sangat berpotensi besar membawa masuk berbagai jenis hama baru dan dapat mengancam kurma-kurma di Indonesia.

Jadi bagi para Penggila Kurma, jangan nekat beli offshoot/tunas kurma dari luar negeri ya. Meskipun sudah masuk Karantina luar dan dalam negeri, tetap saja kurma Offshot beresiko berbahaya. Sudah diwanti-wanti ahlinya.

Sumber berita :
Azis, Muhammad, (2017, 7 April) STOP!! import Offshoot/Tunas/SUNU Kurma untuk mencegah masukknya hama baru ke Indonesia. [Facebook.update] diunduh 
dari https://www.facebook.com/groups/192780457719976/1 

Saturday, April 1, 2017

Legenda Kurma

(Gambar petani kurma Mesir kuno)

Menurut catatan sejarah, Pohon Kurma (Phoenix dactylifera L.)mulai ditanam atau di budidayakan sejak tahun 4000 SM, pohonnya dipergunakan membangun konstruksi kuil Dewa Bulan Ur di Irak Selatan Mesopotamia.

Di lembah sungai Nil Mesir kuno, 3000 - 2000 SM, pohon kurma dijadikan simbol-simbol huruf Hieroglypcs yang artinya tahun dan daunnya menjadi simbol bulan dalam penanggalan Mesir.

Cerita diatas merupakan catatan sejarah dan dikuatkan oleh penelitian arkeologi berupa  peninggalan sangat kuno bangsa Sumeria, Akadia dan Babilonia. Rumah-rumah kuno mereka, atapnya terbuat dari batang pohon dan daun Kurma.  Mereka juga menggunakan buah Kurma sebagai obat - obatan, selain sebagai makanan, yang kesemua fungsi Kurma tersebut terdokumentasikan.

Kesimpulannya, kemungkinan Kurma adalah tanaman paling kuno yang di budidayakan di dunia. Alasan paling aman, disebabkan karena Kurma dan pohon Kurma disebut sebut didalam agama besar dunia yaitu Yahudi, Kristen dan Islam dimana sumber ketiga agama tersebut berasal dari Nabi Ibrahim AS, Dimana beliau lahir, besar  dikota kuno Ur, tempat lokasi pohon Kurma ditanam. Kecintaan beliau terhadap Kurma dan pohon Kurma akhirnya mempengaruhi ketiga agama besar tersebut.

Orang Yahudi menganggap buah Kurma sebagai salah satu dari tujuh buah suci dan mereka merayakan "Minggu Kurma". Tapi tidak ada agama lain yang sangat menekankan kesucian buah Kurma dan pohon Kurma sebanyak Islam. Didalam kitab suci Al Quran menyebut buah dan pohon Kurma sebanyak 21 ayat didalam 17 surat dari 114 surat yang ada.  Salah satu contoh ayat Al Quran terdapat dalam Surat Qof ayat 10 - 11 berbunyi "dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun - susun, untuk menjadi rezeki bagi hamba-hamba (Kami), dan Kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). Seperti itulah terjadinya kebangkitan", Nabi Muhammad SAW mengabarkan bahwa barang atau properti terbaik adalah Kurma, Kurma mengobati banyak gangguan penyakit, beliau sangat menganjurkan umat Islam mengkonsumsi buah Kurma dan mendorong untuk menyukai serta memperhatikan Kurma. Sedangkan dalam sebuah cuplikan Alkitab bab Keluaran 15:27 dikatakan, "Sesudah itu sampailah  mereka di Elim, disana terdapat dua belas mata air dan tujuh puluh pohon, lalu berkemahlah mereka di sana ditepi air itu." Elim adalah salah satu oasis dimana orang Israel mendirikan perkemahan selama perjalanan mereka dari Mesir di Sinai menuju tanah perjanjian. Dan tujuh puluh pohon yang dimaksud dalam kitab Keluaran 15:27 adalah pohon Kurma.

Selama zaman Alkitab berlangsung, pohon Kurma adalah pohon yang umum dikenal diseluruh Mesir dan Levant, termasuk Israel saat ini. Phoenicia merupakan nama sebagian daerah dari Levant, termasuk didalamnya yaitu daerah Tyrus dan Sidon dikenal oleh bangsa Roma dan Yunani dengan sebutan "Tanah Kurma". Beberapa mata uang kuno (koin) dari Tyrus dan Sidon tercetak gambar pohon Kurma, sama halnya dengan koin Yahudi yang dikeluarkan pada masa Judas Maccabeus, sekitar tahun 175 SM. Untuk memperingati peristiwa penaklukkan Yahudi dan penghancuran kota Yerusalem oleh Titus di tahun 70 SM, Kaisar Romawi Vespasianus menerbitkan koin yang menunjukkan seorang wanita sedang menangis duduk dibawah pohon Kurma.

(Koin zaman Kaisar Romawi Vespasianus)

Flavius Josephus seorang ahli sejarah Yahudi melaporkan bahwa selama masanya, masih ada rumpun pohon Kurma dekat Yerikho, di sekitar danau Galilea, di bukit Zaitun dan didalam serta disekitar Yerusalem. Secara sepintas dalam catatanya, kata Ibrani untuk Kurma adalah "Tamar". Ini menjadi sebuah simbol rahmat dan keanggunan, dan sering diberikan oleh mereka pada wanita, seperti misalnya adik Absalom dalam kiasan keanggunan. Bahkan sampai saat ini, di Israel dan negara-negara lain sering menggunakan istilah "Tamar", "Tamara", "Tamarah" untuk anak perempuan mereka, sebagai contohnya di Indonesia ada yang namanya Tamara Blezensky.  


Legendanya adalah, bahwa ada pendapat yang mengatakan bahwa pohon Khuldi adalah pohon Kurma (bukan pohon Apel), dimana pohon Khuldi ini dalam Alkitab kejadian adalah "pohon pengetahuan baik dan jahat", disebut juga sebagai "pohon kehidupan" yang terletak di tengah taman Aden (surga Aden). Di dalam Islam Khuldi juga disebut dengan pohon kekekalan, "Kemudian syetan membisikkan pikiran jahat kepadanya dengan mengatakan, "Hai Adam maukah engkau kutunjukkan pohon Khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa."" (Surat Thohaa 120). Namun menurut Ibnu Katsir saat menafsirkan Al Baqaroh 35, berpendapat bahwa buah Khuldi adalah buah Tin, demikian juga pendapat Qatadah dan Ibnu Juraih. Dan menurut Al Quran, Adam dan Hawa digelincirkan oleh syetan dari surga karena melanggar larangan Allah yaitu memakan buah Khuldi.


Bukhari dan Muslim telah mengumpulkan 480 Hadits Nabi Muhammad SAW yang membahas atau menyinggung Kurma dengan berbagai konteksnya . Dapat kita simpulkan dari hadits-hadits tersebut bahwa Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa Kurma adalah pohon mulia, karena pohon Kurma telah menaungi Mariam saat melahirkan Isa AS serta menjadi saksi atas mereka. Didalam Al Qur'an Allah berfirman, "Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ketempat yang jauh. Maka rasa sakit akan melahirkan anak, memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata : "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan" (S. Maryam 22-23). Beliau, Nabi Muhammad SAW, juga menyatakan bahwa buah Kurma menyembuhkan berbagai penyakit, dan beliau sangat menganjurkan tiap muslim memakannya serta memanfaatkan pohonnya, sampai-sampai beliau menganggap pohon Kurma sebagai bibinya sendiri.

Darimana asal pohon Kurma tidak diketahui secara pasti. Banyak yang membudidayakan tanaman ini, dan tidak ada ditemukan tanaman Kurma yang benar-benar tumbuh liar. Apakah Progenitor yang diyakini sebagai Phoenix reclinata dari Afrika tropis, ataukah Phoenixsylvestris L. Roxb.dari India atau hasil perkawinan silang dari keduanya? Tidak ada yang mengetahui dengan pasti.


Penyebaran Kurma dan pembudidayaannya dalam waktu satu abad terakhir ini, terbagi menjadi dua arah sebaran.
1. Dimulai dari Mesopotamia (Irak) menuju Iran, mencapai lembah Indus dan Pakistan.
2. Dimulai dari Mesir, terus menuju Libya, Maghreb, dan Negara negara Sahel.

Kurma varitas tertentu, dikembangkan secara lokal diberbagai negara seperti : Tunisia/Djerid, Aljazair/Souf, Oued Rhir, Tidikelt, dan Saoura, Maroko/Tafilalet, Deera Lembah, Mauritinia/ Adrar. Menuju ke selatan, yaitu Mali/ Tassili, Hogar, Adrar dari Iforas, Niger / Djado-Kaouar, dan Chad / Borkou-Tibesti.

(Gambar penyebaran pohon Kurma di seluruh dunia)

Pengembangan Kurma di Afrika tersebut terealisasi sama seperti perjalanan manusia di zaman neolitikum, namun sedikit terhambat. Hal ini digambarkan oleh perkembangan perkebunan Kurma di Sudan. Pembentukkan perkebunan Kurma dan Oase memungkinkan terjadi karena pengembangan teknik irigasi. Pembangunan irigasi didaerah gurun Sahara dimulai berabad-abad lampau sebelum masa kita. Pembangunan yang optimal baru terjadi setelah abad kelima dan keenam oleh Botros dan Zenets ketika adanya lalu lintas Unta komersial melewati Sahara.

Dunia pohon Kurma di zaman dulu, terbentang dari timur ke barat kurang lebih 8000 kmdan dari utara ke selatan sejauh kurang lebih 2000 km.Menurut Dowson (1982), kurma mencakup 3% dari seluruh tanaman yang dbudidayakan dimuka bumi.

Pada tahun tahun awal abad ke-19 (1912) Kurma mulai diperkenalkan ke bagian barat Amerika Utara (Colorado Desert, Altacama dan wilayah lainnya).  


Sumber Penulisan :
  • The Origin of Date Palm, A. Zaid dan P.F. de Wet
  • https://id.wikipedia.org/wiki/pohon_pengetahuan_tentang_yang_baik_dan_yang_Jahat
  • Catatan pribadi Seminar Internasional 1st Indonesia Summit at ICE BSD City 
  • By Classical Numismatic Group, Inc. http://www.cngcoins.com, CC BY-SA 3.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=2264120